Pengertian Bahan Kain Crepe
Pengertian Bahan Kain Crepe

Kain crepe mulai diproduksi dan dikenalkan pada tahun 1911, akan tetapi jumlah produksi kainnya pada saat itu masih tergolong sedikit. Hal ini dikarenakan pembuatan bahan kain crepe bisa dikatakan cukup sulit, harga bahan dasarnya relatif mahal dan juga beberapa pabrik garmen pada saat itu sangat menjaga ketat resep rahasia pembuatan bahan kain crepe ini.
Meskipun bahan kain crepe memiliki tekstur kain yang terlihat kasar, berkerut atau seperti berkerikil, akan tetapi kainnya memiliki sifat yang lentur, tidak kaku dan pastinya nyaman nyaman saat dikenakan. Hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dari kain ini.
Belum lagi bahan kain ini memiliki banyak sekali pilihan tekstur beserta jenisnya, mulai dari tekstur yang paling jelas seperti Bubble Crepe atau tekstur yang paling halus seperti Wollycrepe.
Nah sebenarnya tekstur kasar dari serat kain crepe ini dihasilkan dari proses penenunan kain crepe yang bervariasi.
Pembuatan kain crepe ini tergolong rumit dan unik. Yang dimaksud unik di sini yaitu terdapat beberapa proses yang gak bisa sobat temukan pada proses pembuatan kain lainnya, seperti memutar benang sebelum dilakukan penenunan, menggunakan pola yang acak atau tidak beraturan ketika proses penenunan, bahkan hingga proses penambahan hiasan yang timbul.
Kain crepe banyak digunakan oleh desainer busana muslimah sebegai bahan dasar pembuatan jilbab, gamis, cadar, khimar dan masih banyak lagi. Di pasaran, jenis crepe di jual per meter atupun per roll.

Comments
Post a Comment